Yang Mengudara Dalam Kepala

Pertama, Aku sakit. Yah, sakit. Lalu orang tuaku ingin aku tetap diam dan tidak membicarakan mengenai penyakitku. Kenapa? Karena mereka takut! 

Ada banyak hal yang membuat mereka takut. Dan aku tak akan menjelaskan satu-persatu di sini. 

Kedua, sepertinya adikku akan segera menikah setelah ia lulus ujian profesi. Dan aku masih saja begini. Aku tahu, ayah sangat stres memikirkan ini. Tapi mereka tidak tahu bahwa aku lebih stres daripada mereka. Kau tahu? Rasanya seperti pecundang. 

Ketiga, buku sialan itu aku tidak tahu kapan akan terbit. Aku takut buku itu baru akan naik cetak ketika akhir tahun dan aku tidak punya kesempatan untuk mengganti kata pengantar yang memalukan itu. Hiks. 

Ke empat, ayahku sangat tidak suka dengan temanku. Dan beliau menanyakan apa manfaat aku berteman dengannya? Aku… Sungguh tidak tahu harus menjawab apa untuk mempetahankannya. Lalu pertanyaan keduanya, kenapa aku masih berteman dengannya? Karena….  Aku juga tidak tahu. 

Ke lima, bosan! Aku mulai bosan dengan pekerjaanku. Tapi aku akan tetap berusaha keras untuk terus konsisten aktif dan bekerja. Aku butuh uang saku sendiri. 

Ke enam, hidupku benar-benar kacau kau tahu. Maksudku, apa tidak mengerti dengan apa yang sedang aku jalani dan lakukan. Dan kesemua keinginan itu jadi antah berantah, mengambang dengan wujud yang tidak jelas dalam kepalaku.

Satu tanggapan untuk “Yang Mengudara Dalam Kepala

  1. Hey kak.!
    Tetap semangat..
    Biasa itu..
    Cobaan hidup…
    Stresor2 yg datang di kehidupan…
    Kakak pasti bisa melewatinya…
    Selamat memperkuat diri kak.!!! 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s