Perempuan yang Matanya Paling Sendu dan Kesedihan yang Rakus

Kesedihan akhir-akhir ini sering bertandang ke mata perempuan itu. Ia menahannya berkali-kali agar mereka tidak datang sesering mungkin. Tapi Kesedihan dan kawan-kawannya sudah terlampau betah bermain-main di sana, berenang di kedalaman matanya yang paling sendu. Kecipak air yang meluap dari matanya berkali-kali ia seka dengan ujung telunjuk. Tak puas hanya menyelami sudut paling sendu di kedalaman mata perempuan itu, Kesedihan dan kawan-kawan berenang sampai ke tempat paling muram hingga mereka bertemu dengan bangkai-bangkai Kesedihan yang sudah lama berdiam diri di dalam mata perempuan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s