Anak Kucing, Kembali

“Anak kucing yang berisik itu kok hari ini tak kelihatan, Ayah buang ya?” tanyaku.
“Mana mungkin ayah buang. Dia cuma udah pindah rumah kemarin.” jawab ayah.
“Hah? Pindah rumah?”
“Iya, ayah antar dia ke rumah makan dekat mesjid.”
“Itu namanya dibuang, Ayah.”
“Oh, nggak kok. ayah kan ngomong sama dia, sambil ayah gendong pakai dibelai-belai, inih nih rumah baru kamu. jaga diri, baik-baik di sana ya, gitu.”
“Haaaaaaah?!”

Lalu pagi ini ketika berjalan ke dapur, kulihat ia, anak kucing yang sudah “pindah rumah” itu duduk manis di atas mesin jahit ibu. “Ayaaah, dia pindah rumah lagi ya?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s