seperti ada ular yang sedang tidur di dalam kepalamu

Maaf, untuk seseorang yang mungkin saja tidak akan pernah benar-benar saya kenal di kehidupan ini.

aku rasa, ada ular sedang tidur di dalam kepalamu. ia menggulung, sesekali menggeliat. atau ada badai dan banjir bandang yang berkecamuk dan memenuhi ruang kepalamu. hal-hal seperti itu mungkin yang membuatmu menjadi orang yang begitu rumit dan… dan… menjengkelkan sehingga… aku merasa kamu terlalu tinggi mendefinisikan sesuatu. berbicara denganmu membuat aku sadar bahwa aku orang yang tidak suka berharap terlalu tinggi. bahwa aku orang yang takut berspekulasi untuk menjadi apa di mana depan. dan bahwa aku orang yang malu memiliki harapan untuk menjadi seperti tokoh terkemuka di masa depan. aku merasa terlalu kecil untuk bisa menjadi orang besar di masa depan.

kamu menyadarkanku bahwa, impianku ternyata begitu sederhana. impian itu adalah ketika aku bisa memulai untuk menuliskan suatu cerita, maka aku ingin bisa menulis cerita tersebut sampai tamat. itu saja. dan aku sama sekali tidak berpikir untuk menjadi seperti siapa pun di masa depan nanti. bagiku, nikmati saja masa yang ada. mau seperti apa nantinya, masa depan tidak ada yang tahu.

 

bukankah begitu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s