“Maaf, saya bukan Tuhan :)”

Satu minggu yang lalu, tepatnya di malam minggunya; saya mendapatkan kiriman sms dari seorang teman (sebut saja namanya Ree) kira-kira pada jam sembilan malam lewat dan saat itu kondisi saya sedang sangat lelah dan ingin segera tidur (karena mulai bulan lalu saya resmi pulang ke padang untuk mengontrol mini market yang dibuat ortu di rumah, dan kami tunggui secara bergantian saja)

ini isi smsnya:

Ree : “Ya Allah, jangan berikan aku cinta yang kau titipkan. tapi berilah aku cinta yang kau tanam.”

lalu dengan enteng saya menjawab:

Jee: “Maaf, saya bukan Tuhan :)”

beberapa jam bahkan beberapa hari sampai hari ini, ia tidak membalas dan sms saya lagi. apa saya salah?

begini, menurut saya yang kadar keagamaannya masih centeng ini; ada banyak cara yang menjebak kita untuk gampang menjadi syirik. salah satunya sms tadi. jika ia ingin berdoa, lebih baik ia berdoa dalam hati saja dan langsung memintanya pada Tuhan, atau jika ia ingin mendoakan orang lain, juga lebih baik dalam hati saja karena bisa menjadi ria apabila disiarkan (ya kan?). aneh saja, doa untuk diri pribadi dikirim lewat sms ke orang lain (maksudnya opo toh?) bukankah itu berarti syirik? menduakan tuhan walau ia tidak sadar. tapi itu memang terjadi.

dan banyak lagi terjadi hal2 kecil yang menjebak kita kepada syirik, salah satunya juga berdoa kepada fesbuk-twitter dll. sama halnya anda menulis doa itu di pohon. sekalian saja kasih sesajen, kemenyan, apapun lah.

3 tanggapan untuk ““Maaf, saya bukan Tuhan :)”

  1. apa bundo setuju, hal2 semacam itu bisa digolongkan ke syirik? sampai sekarang pun, dia masih bungkam. jee sudah mencoba menyapa, mungkin dia sedang tidak ada pulsa. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s