terbakar sepi

ini bukan menyoal rindu. kekeringan akan kenangan yang telah mulai rusak. di dalam mata selayaknya cermin. engkau menari-nari. menciumi setiap dinding mataku. lalu mengoyaknya. menembus keluar. kekeringan akan kenangan yang telah rampung. adalah soal jarak yang berlapis-lapis rindu. yang tak mau kalah dengan hari ini. di mana sebentar saja aku telah terbakar sepi, rindu yang berasap-asap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s